Mar 30, 2012

Karakteristik dan Penanggulangan Bencana Wabah Penyakit

Pengertian
Wabah adalah kejadian berjangkitnya suatu penyakit menular dalam masyarakat yang jumlah penderitanya meningkat secara nyata melebihi dan pada keadaan yang lazim pada waktu dan daerah tertentu serta dapat menimbulkan malapetaka.

Penyebab
Secara umum penyebab wabah dikelompokkan sebagai berikut:

  1. Toksin (kimia & biologi).
  2. Infeksi (virus, bakteri, protozoa dan cacing).

Mekanisme Perusakan
Wabah penyakit menular dapat menimbulkan dampak kepada masyarakat yang sangat luas meliputi:
  1. Jumlah pesakitan, bila wabah  tidak dikendalikan maka dapat menyerang masyarakat dalam Jumlah yang sangat besar, bahkan sangat dimungkinkan wabah akan menyerang lintas negara bahkan lintas benua.
  2. Jumlah kematian, apabila jumlah penderita tidak berhasil dikendalikan, maka jumlah kematian juga akan meningkat secara tajam, khususnya wabah penyakit menular yang masih relatif baru seperti Flu Burung dan SARS.
  3. Aspek ekonomi, dengan adanya wabah maka akan memberikan dampak pada merosotnya roda ekonomi, sebagai contoh apabila wabah flu burung benar terjadi maka triliunan aset usaha perunggasan akan lenyap. Begitu juga akibat merosotnya kunjungan wisata karena adanya travel warning dari beberapa negara maka akan melumpuhkan usaha biro perjalanan, hotel maupun restoran.
  4. Aspek politik, bila wabah terjadi maka akan menimbulkan keresahan masyarakat yang sangat hebat, dan kondisi ini sangat potensial untuk dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu guna menciptakan kondisi tidak stabil

Kajian Bahaya
  1. Pemetaan faktor risiko teriadinya wabah.
  2. Pemetaan populasi berisiko.
  3. Pemetaan potensi.
  4. Sistim Kewaspadaan Dini (SKD).
  5. Surveilans Epidemiologi.

Gejala dan Peringatan dini
  1. Wabah terjadi akan diawali dalam skala kecil baik jumlah kasus, kematian maupun daerah yang terserang.
  2. Bila kondisi awal ini tidak dapat segera diatasi maka akibat yang lebih luas akan segera terjadi, misalnya banyaknya penduduk yang terserang, jumlah kematian, lumpuhnya sistem pelayanan umum termasuk pelayanan bidang kesehatan.
  3. Akan timbul kepanikan masyarakat yang sangat luas dan ini dapat menimbulkan ancaman bagi stabilitas suatu negara.

Parameter
  1. Tingkat Kesakitan.
  2. Jumlah Penderita (jiwa).
  3. Jumlah Kecacatan (jiwa).
  4. Jumlah Kematian (jiwa).
  5. Kecepatan penularan (jiwa/bulan atau jiwa per tahun).

Komponen yang Terancam
Secara umum dampak dari wabah penyakit ini tidak mengancam sarana dan prasarana, tetapi hanya menyebabkan kerusakan/kerugian berupa korban manusia.

Upaya Mitigasi dan Pengurangan Bencana
  1. Menyiapkan masyarakat secara luas termasuk aparat pemerintah khususnya di jajaran kesehatan dan lintas sektor terkait untuk memahami risiko bila wabah terjadi serta bagaimana cara-cara menghadapinya bila suatu wabah terjadi melalui kegiatan sosialisasi yang berkesinambungan.
  2. Menyiapkan produk hukum yang memadai untuk mendukung upaya pencegahan, respon cepat serta penanggulangan bila wabah terjadi.
  3. Menyiapkan infrastruktur untuk upaya penangulangan seperti sumberdava manusia yang profesional, sarana pelayanan kesehatan, sarana komunikasi, transportasi, logistik serta pembiayaan operasional.
  4. Upaya penguatan surveilans epidemiologi untuk identifikasi factor risiko dan menentukan strategi intervensi dan penanggulangan maupun respon dini di semua jajaran.
  5. Pengendalian faktor risiko.
  6. Deteksi secara dini.
  7. Merespon dengan cepat.

0 komentar:

Post a Comment

 
Free Host | new york lasik surgery | cpa website design